Speednride.comGeely Auto Indonesia semakin agresif memperluas akses kendaraan listrik di Tanah Air melalui kehadiran Geely EX2. Model compact EV ini dirancang khusus untuk menunjang mobilitas harian masyarakat urban dengan efisiensi tinggi dan biaya operasional yang terjangkau.

Mengusung konsep kendaraan listrik praktis, Geely EX2 menawarkan kombinasi konsumsi daya hemat serta biaya penggunaan rendah. Hal ini menjadikannya sebagai solusi cerdas bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan listrik tanpa mengorbankan kenyamanan berkendara.

Sales and Channel Director Geely Auto Indonesia, Constantinus Herlijoso, mengungkapkan bahwa respons pasar terhadap model ini terus menunjukkan tren positif. Distribusi unit pun telah berjalan dan kendaraan sudah diterima oleh konsumen di berbagai wilayah Indonesia.

“Geely EX2 kami hadirkan untuk menjawab kebutuhan mobilitas harian masyarakat modern yang semakin memperhatikan efisiensi. Dengan konsumsi daya sekitar 11,8 kWh per 100 km dan biaya penggunaan harian mulai dari Rp10 ribuan, kendaraan ini menjadi pilihan yang ekonomis,” ujarnya.

Desain Modern dan Fungsional untuk Kebutuhan Perkotaan

Dari sisi desain, Geely EX2 tampil dengan karakter modern dan stylish yang tetap mengedepankan fungsi. Identitas visual diperkuat melalui Smiling Front Grille, lampu feather-flow LED, serta velg 16 inci dengan desain four-leaf clover yang unik.

Dimensi kendaraan yang kompak—panjang 4.135 mm, lebar 1.805 mm, tinggi 1.580 mm, serta wheelbase 2.650 mm—membuatnya ideal untuk penggunaan di area perkotaan. Ground clearance 162 mm juga memberikan fleksibilitas saat melintasi berbagai kondisi jalan.

Masuk ke dalam kabin, ruang yang luas menjadi salah satu keunggulan utama. Tersedia hingga 36 kompartemen penyimpanan yang tersebar di berbagai area, ditambah front trunk berkapasitas 70 liter. Sementara di bagian belakang, bagasi memiliki kapasitas 375 liter dan dapat diperluas hingga 1.320 liter dengan melipat kursi baris kedua.

Performa Responsif dan Jarak Tempuh Optimal

Geely EX2 menggunakan sistem penggerak roda belakang (RWD) yang memberikan sensasi berkendara lebih responsif. Dukungan suspensi multi-link juga meningkatkan stabilitas dan kenyamanan, baik di jalan perkotaan maupun kondisi jalan yang lebih beragam.

Kemampuan manuver kendaraan ini pun cukup impresif berkat radius putar 4,95 meter, memudahkan pengguna saat berkendara di ruang sempit.

Untuk daya jelajah, Geely EX2 mampu menempuh jarak hingga 395 km dalam sekali pengisian daya. Fitur DC fast charging memungkinkan pengisian baterai dari 30 hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 25 menit, memberikan kepraktisan untuk penggunaan harian hingga perjalanan jarak menengah.

Pada varian tertinggi, kendaraan ini juga dibekali fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS) dengan 12 fungsi yang dirancang untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan selama berkendara.

Skema Kepemilikan Lebih Mudah dan Terjangkau

Sebagai bagian dari strategi mempercepat adopsi kendaraan listrik, Geely menawarkan EX2 dengan harga kompetitif, yakni Rp239,9 juta untuk varian Pro dan Rp269,9 juta untuk varian Max.

Untuk mempermudah kepemilikan, Geely bekerja sama dengan sejumlah lembaga pembiayaan seperti Maybank Finance, Adira Finance, Mandiri Tunas Finance, dan Mandiri Utama Finance. Konsumen dapat memanfaatkan skema kredit hingga 5 tahun dengan berbagai pilihan tenor.

Uang muka yang dibutuhkan pun relatif ringan, mulai dari sekitar Rp50 juta atau setara 20 persen dari harga kendaraan. Cicilan bulanan ditawarkan fleksibel, berkisar antara Rp5 juta hingga Rp17 juta, tergantung tenor dan skema pembayaran yang dipilih.

Tak hanya itu, program ini juga dilengkapi berbagai keuntungan tambahan seperti subsidi bunga kredit hingga Rp3 juta, gratis asuransi selama satu tahun, serta opsi cicilan bunga 0 persen.

Dengan berbagai kemudahan tersebut, Geely EX2 hadir sebagai solusi kendaraan listrik yang tidak hanya efisien, tetapi juga semakin mudah dimiliki oleh masyarakat luas. Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen Geely dalam mendukung percepatan transisi menuju mobilitas ramah lingkungan di Indonesia.  (EPS)