Mobil MINI Cooper memang ‘enak’ untuk dimodifikasi. Potensi ini juga ditangkap oleh Deus X Machina, yang menciptakan MINI John Cooper Works Electric dan konvensional, dengan sentuhan ‘rebel’ khas mereka. Kerjasama yang disebut MINI X Deus Ex Machina ini akan tampil di gelaran Munich Auto Show 2025, akhir pekan in.

Seperti diketahui, Deus Ex Machina adalah merek fashion yang kental dengan nuansa otomotif. Sementara MINI adalah pabrikan legendaris yang terkenal ‘nyentrik’ dari dulu. Keduanya berkreasi bersama melahirkan MINI The Skeg dan The Machina.

The Skeg

Mini X Deus Ex Machina, THe Skeg dengan berbasis MINI JCW Electic.

The Skeg berbasiskan MINI JCW Electric, yang dimodifikasi dengan elemen desain dan material terinspirasi dari dunia selancar (surfing).

Menarik karena ada beberapa bagian yang tampak semi-transparan, terbuat dari bahan fiberglass. Fiberglass adalah material yang jamak digunakan untuk papan surfing. Contohnya di bagian spakbor yang lebih lebar, spoiler bahkan atap.

Bagian-bagian tersebut dibalur dengan finishing yang kasar. Menurut MINI, modifikasi ini berkontribusi terhadap pengurangan bobot hingga 15 persen jika dibandingkan JCW Electric standar.

Deus Ex Machina juga menyematkan ban dan pelek lebih lebar, livery yang mencolok, hingga grill beriluminasi.

Sementara di bagian kabin, hampir semua dipoloskan. Dashboard-nya dibuat ulang dari bahan fiberglass, dengan jok model bucket berbahan neoprene.

Tidak ada perubahan dalam hal teknis. The Skeg masih mengandalkan motor listrik bertenaga 257 PS.

The Machina

MINI X Deus Ex Machina The Machina, berbasis JCW 2.0.

MINI JCW ‘The Machina’ mengusung aroma motorsport yang kental. Sepintas pun sudah terlihat aura mobil balap di modifikasi ini.

Aslinya ini adalah MINI JCW bermesin 2,0 liter konvensional dengan tenaga 234 PS. Transmisinya 7-speed automatic.

Secara desain, meski keduanya sama-sama punya fender yang lebih lebar tapi pada The Machina, terlihat lebih galak dengan imbuhan over fender hitam, yang dibuat seolah menyatu dengan front lip spoiler. Lengkap dengan abn dan pelek yang juga lebar, terinspirasi dari mobil balap NASCAR.

Body secara keseluruhan menyerupai versi jalan raya biasa, namun lampu depannya diubah menjadi lubang intake dengan sepasang LED bar yang melintang di tengahnya. Lampu ini mengapit grille lebar dengan splitter besar berlogo Deus. Menjadikan MINI The Machina terlihat agresif.

Lampu tembak di kap mesin terinspirasi dari MINI JCW yang memenangkan rally Monte Carlo di era 1960-an. Lalu di belakang ada spoiler di atas pintu bagasi, menegaskan kesan agresif.

MINI mungkin tidak akan memasarkan mobil ini secara masal. Namun The Machina mengingatkan kami pada MINI GP yang belakangan ini jarang terdengar. Siapa tahu, kreasi MINI X Deus Ex Machina ini akan menjadi inspirasi untuk MINI GP berikutnya.