BMW iX3 Terbaru Siap Meluncur, Efisiensi Tinggi & Pengisian 10 Menit Untuk 350 Km
Generasi kedua mobil listrik BMW iX3 akan melakukan debut dunia pada 5 September 2025 di Munich. Inilah mobil yang membuka era Neue Klasse BMW. SUV ini diklaim irit dengan konsumsi listrik antara 17,9 dan 15,1 kWh/100 km. Menghasilkan jarak tempuh hingga 800 km!
Desainnya mengadopsi hampir semua elemen dari mobil konsep BMW Vision Neue Klasse X.
Meski BMW belum mengungkap detail teknis penggeraknya, namun diklaim lebih efisien. Sistem gerak yang disebut eDrive Gen6, menggantikan Gen5 yang ada di iX3 saat ini, mampu mengurangi energy loss hingga 40 persen. Selain itu, bobot penggeraknya 10 persen lebih ringan dan 20 persen lebih murah untuk diproduksi.

iX3 dibangun mengandalkan arsitektur kelistrikan 800 volt, yang mampu menerima arus DC hingga 400 kW untuk pengisian ulang. Untuk mendapatkan jarak tempuh 350 km, menurut BMW hanya perlu 10 menit pengisian. Bukan main.
Baterainya terdiri dari sel-sel berbentuk silinder terintegrasi. Ini agak lain karena biasanya, bentuk sel baterai adalah persegi. Bukan cuma gaya, tapi sel silindrikal begini dikatakan memiliki kepadatan energi yang lebih baik hingga 20 persen.
Yang tidak kalah menarik adalah, BMW iX3 generasi baru ini menggunakan dua motor listrik yang berbeda untuk di depan dan belakang. Di buritan menggunakan model Electrically Excited Synchronous Motor (EESM), sementara yang depan, Asynchronous Motor (ASM). Kami akan buat penjelasan tipe motor listrik ini di artikel lain. Yang pasti, ini agak lain karena biasanya mobil listrik di Indonesia memakai jenis permanent magnet synchronous motor.
Otak Super BMW iX3

Untuk pengaturan fitur, BMW memasang yang disebut Superbrain di mobil ini. Isinya adalah empat komputer yang terintegrasi, untuk mengatur beragam fungsi.
Ada yang mengatur pengendaraan dan pengendalian, termasuk pengereman stabilitas dan sebagainya. Kemudian komputer lain fokus mengurusi kinerja dan kendali fitur standar seperti AC, lampu-lampu, akses keluar masuk mobil, update software dan lainnya. Ada juga yang mengurusi infotainment yang dikendalikan dari iDrive baru.
Penggunaan Superbrain ini menurut BMW selain memudahkan perawatan, juga menghemat penggunaan kabel.









