SpeednRide.com – PT Astra Daihatsu Motor (ADM) baru saja merayakan pencapaian produksi ke-9 juta unit di Indonesia, pada 22 Agustus 2025. Keberhasilan tersebut merupakan bentuk komitmen Daihatsu, yang sejalan dengan tema Bersama Sahabat Membangun Negeri.

Hasil produksi ke-9 juta unit ini ditandai dengan seremoni produksi model Daihatsu Terios, kendaraan SUV Medium penggerak roda belakang satu-satunya model Daihatsu dengan harga terjangkau untuk pasar domestik, yang diproduksi di pabrik ADM yang berlokasi di Sunter, Jakarta.

Prestasi 9 juta unit Daihatsu ini juga didukung pabrik berkapasitas produksi besar yang berlokasi di 2 area, yaitu Sunter-Jakarta dan Karawang-Jawa Barat yang mampu memproduksi hingga lebih dari 530 ribu unit mobil per-tahun.

Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan industri otomotif merupakan pilar penting bagi perekonomian Indonesia karena mampu menggerakkan pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global.

“Semoga ADM dapat terus berinovasi, dalam menciptakan produk kendaraan bermotor yang rendah emisi dan ramah lingkungan, sekaligus meningkatkan efisiensi dan produktivitas agar dapat menghasilkan produk yang semakin bersaing di pasar otomotif domestik dan global,” ujarnya.

Selain sebagai salah satu produsen otomotif terbesar di Indonesia, ADM juga menjadi basis produksi dan komponen dalam memenuhi permintaan untuk pasar domestik dan global bagi grup Daihatsu dan Toyota.

Hingga saat ini terdapat 5 model kendaraan yang diproduksi ADM yang juga diterima secara global di lebih dari 60 negara, meliputi negara di ASEAN, Asia Selatan, Asia Timur, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin.

Secara singkat, kehadiran Daihatsu di Indonesia dimulai sejak 1978. Pada tahun 2004, Daihatsu meluncurkan model Xenia-Avanza, yang menjadi model kolaborasi pertama antara Daihatsu dan Toyota.

Tak lama setelahnya ADM mencapai produksi 1 juta unit pada 2005, didukung oleh keberhasilan kedua model kolaborasi pertamanya.

Selanjutnya, sejalan dengan strategi prinsipal ‘Dari Indonesia Untuk Indonesia’, Daihatsu meresmikan fasilitas R&D Center pada tahun 2013 untuk mengembangkan kendaraan yang paling cocok untuk pasar di Indonesia.

Tak lama setelahnya, Daihatsu meluncurkan model kolaborasi Low Cost Green Car (LCGC) pertamanya, Daihatsu Ayla dan Toyota Agya yang diperkenalkan di pabrik perakitan baru di Karawang Assembly Plant, disusul Sigra-Calya pada 2016 yang terus mendapat sambutan baik dari masyarakat Indonesia.

Pada 2021, Daihatsu bersama Toyota juga meluncurkan model kolaborasi dengan platform baru berbasis Daihatsu New Global Architecture (DNGA) pertamanya, yaitu Rocky dan Raize, disusul model kolaborasi Xenia-Avanza.

“Semoga pencapaian ini dapat terus mendorong kami dalam berinovasi menyediakan kendaraan berkualitas, ramah lingkungan, tetap terjangkau sesuai dengan kebutuhan pelanggan, serta dapat berkontribusi kepada perkembangan industri otomotif di Indonesia, bahkan dunia,” ujar Yasushi Kyoda Presiden Direktur PT ADM. (EPS)