SpeednRide.com – Indonesia menghadirkan karakter jalan yang sangat beragam, mulai dari lalu lintas perkotaan yang padat, jalur pegunungan yang berliku, hingga kondisi cuaca yang tidak menentu seperti hujan deras dan genangan air.

Menjawab kebutuhan tersebut, iCAR menghadirkan iCAR V27, SUV flagship dengan teknologi Golden Range-Extended Electric Vehicle (REEV) yang dirancang untuk memberikan rasa percaya diri dalam menghadapi berbagai kondisi perjalanan tanpa mengorbankan kenyamanan berkendara sehari-hari.

Untuk memberikan rasa percaya diri lebih ketika menghadapi situasi tersebut, iCAR V27 hadir dengan kemampuan water wading hingga 600 mm, didukung Wading Mode yang secara otomatis mengatur sejumlah sistem kendaraan mulai dari distribusi tenaga, kontrol stabilitas, hingga bukaan grille ketika kendaraan melintasi jalan tergenang.

Tommy Hermansyah, Product Planning Manager iCAR Indonesia mengatakan, melalui V27, iCAR ingin menghadirkan kendaraan yang mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi jalan dan cuaca di Indonesia.

“Dengan dukungan sistem cerdas dan teknologi Golden REEV, pengemudi dapat menikmati pengalaman berkendara yang nyaman dalam penggunaan sehari-hari sekaligus memiliki kepercayaan diri lebih saat menjelajahi berbagai destinasi,” ujarnya.

Sebagai salah satu fitur dalam All-Terrain Mode, Wading Mode dapat diaktifkan melalui head unit kendaraan ketika mobil berada dalam posisi berhenti atau melaju pada kecepatan rendah.

Setelah diaktifkan, sistem kendaraan secara otomatis mengoptimalkan berbagai fungsi untuk membantu menjaga performa dan kendali selama melintasi genangan. Saat Wading Mode aktif, sistem i-AWD (Intelligent All-Wheel Drive) akan secara dinamis mendistribusikan torsi ke roda depan dan belakang untuk menjaga traksi di permukaan licin.

Bersamaan dengan itu, karakter penyaluran tenaga diatur menjadi lebih linear agar kendaraan dapat melaju secara stabil tanpa akselerasi mendadak yang berpotensi meningkatkan risiko masuknya air ke ruang mesin.

Untuk semakin meningkatkan kendali kendaraan, strategi Electronic Stability Program (ESP) turut disesuaikan sehingga kendaraan tetap stabil dan mudah diarahkan meskipun terjadi sedikit slip yang umum ditemui saat melintasi genangan.

Melengkapi kemampuan tersebut, sistem Intelligent Dynamic Grille secara otomatis menutup lubang di grille guna membantu mengurangi potensi masuknya air ke area pendinginan kendaraan, sehingga seluruh sistem bekerja secara terintegrasi untuk mendukung performa kendaraan saat melewati jalan tergenang.

Kemampuan tersebut didukung oleh water wading hingga 600 mm, ground clearance 220 mm, serta approach angle dan departure angle masing-masing sebesar 24,5 derajat, sehingga memberikan fleksibilitas lebih ketika menghadapi genangan air yang kerap ditemui di berbagai wilayah Indonesia.

Keandalan ini semakin diperkuat dengan baterai berstandar IP68 yang tahan terhadap debu dan air, serta dilengkapi pelindung pada bagian bawah baterai untuk memberikan perlindungan tambahan saat melintasi medan yang menantang.

Untuk meningkatkan visibilitas di medan yang lebih kompleks, iCAR V27 juga dibekali 540° Transparent Chassis, sebuah sistem kamera yang memberikan pandangan menyeluruh di sekeliling kendaraan, termasuk area di bawah mobil.

Fitur ini membantu pengemudi melihat kondisi permukaan jalan secara real-time, termasuk potensi rintangan seperti lubang atau batu yang tertutup air, sehingga meningkatkan kepercayaan diri saat melintasi jalan sempit, berbatu, maupun genangan.

Setelah kendaraan melewati genangan, iCAR V27 juga secara otomatis mengaktifkan fitur Automatic Brake Drying. Sistem ini memberikan tekanan ringan pada rem, untuk membantu mengeringkan permukaan cakram rem melalui panas akibat gesekan, sehingga performa pengereman dapat kembali optimal tanpa mengurangi kenyamanan berkendara.

Selain Wading Mode, iCAR V27 juga dilengkapi dengan berbagai mode berkendara sesuai karakter permukaan jalan yang memungkinkan kendaraan menyesuaikan respons terhadap berbagai kondisi, mulai dari jalan beraspal, permukaan licin akibat hujan, hingga jalur berbatu dan medan yang lebih menantang.

“Sistem cerdas kendaraan secara otomatis mengoptimalkan distribusi tenaga dan karakteristik pengendalian sehingga pengemudi dapat berkendara dengan lebih percaya diri di berbagai situasi,” jelas Tommy. (EPS)