Harga JAECOO J5 EV 2025 Mulai Dari Rp 249 Juta!
Jaecoo, merek SUV dari Chery Group, secara resmi mengumumkan harga Jaecoo J5 EV di Indonesia. Sebelumnya kendaraan ini telah di perkenalkan mulai dari IIMS 2025 dan GIIAS 2025. J5 hadir meramaikan B-Segment SUV berpenggerak listrik, dengan penggerak bertenaga 155 kW.
Harga dan Varian Jaecoo J5

JAECOO J5 EV hadir dalam dua pilihan varian di Indonesia yaitu Standard seharga 249.9 Juta Rupiah (OTR Jakarta) dan Premium seharga 299.9 Juta Rupiah (OTR Jakarta) kedua harga tersebut di berikan khusus untuk 1000 konsumen pertama
Meskipun dikategorikan sebagai B SUV, J5 EV dipasarkan dalam rentang harga A SUV yang dihuni oleh BYD Atto 1 dan Wuling Air EV. Posisi harga yang unik ini, membuat mobil jadi kompetitif di tengah kompetitor yang ada.
Performa dan Efisiensi

J5 EV ditenagai oleh motor listrik 155 kW (210 PS) dengan torsi puncak 288 Nm. Kapasitas baterai dari mobil ini adalah 60,9 kWh yang di claim dapat memberikan jarak tempuh hingga 461 km (standar NEDC) dalam sekali pengisian daya.
Mobil ini juga dilengkapi kemampuan fast charging 130 kW, memungkinkan pengisian daya 30–80 persen hanya dalam 28 menit. Selain itu fitur Vehicle-to-Load (V2L) hingga 3,3 kW tersedia juga untuk menyalakan perangkat listrik saat beraktivitas di luar ruangan.
Layanan Purna Jual Jaecoo

Sebagai pendukung, JAECOO menawarkan program purna jual yang komprehensif untuk menjamin pengalaman kepemilikan yang aman:
- Vehicle Warranty: 6 tahun / 150.000 km.
- High Voltage Component Warranty: 8 tahun / 160.000 km.
- Free Labor Service: 4 tahun / 60.000 km.
JAECOO J5 EV tersedia dalam empat pilihan warna: Forest Green, Jet Black, Pristine White, dan Ivory Gray. Pemesanan dapat dilakukan melalui 14 dealer resmi JAECOO.
Menarik ya? Efek sampingnya, konsumen jadi bertanya-tanya kenapa harganya murah, lalu jadi tertarik. Atau, karena harganya rendah, malah berpaling sekalian gara-gara tidak yakin.
Tinggal kita lihat, seperti apa kinerja tim Jaecoo meyakinkan calon konsumennya. Toh, layanan purna jual tersebut cukup masuk akal sebagai ‘magnet’ kedua setelah harga.








